Setelah kita memahami konsep kehidupan yang teramat penting bagi semua umat muslim (KESENANGAN SEMU YANG AMAT PAYAH!!!), sebagai tindak lanjutnya adalah hakikat kehidupan sebagai berikut:
-------------------------------------------------
Allah pertama kali mewajibkan shalat 50 kali kepada umat Muhammad ketika beliau melakukan mi'raj. Tetapi, berkenaan dengan masalah ini, pernahkah kita bertanya tetntang hikmah disebutkannya hadits bahwa Allah telah mewajibkan shalat sebanyak 50 kali, lalu Dia memberikan dispensasi kepada kita?
Menurut keyakinan, wallahu a'lam, Allah MEMANG mewajibkan semua itu. Namun demikian, Dia mengetahui keadaan kita bahwa kita tidak akan mampu melakukannya. Seandainya kita mengerjakan shalat sebanyak 50 kali, sementara sehari semalam hanya ada 24 jam, berarti kita SETIAP SETENGAH JAM sekali kita akan mengerjakan shalat (tepatnya 28 menit 48 detik).
Misalnya, dari 24 jam yang ada, lalu kita kurangi 6 jam untuk tidur, berarti kira-kira SETIAP 20 MENIT kita akan mengerjakan shalat (tepatnya 21 menit 36 detik). Berdasarkan perhitungan ini, apabila seorang lelaki melakukan shalat di masjid, ia TIDAK AKAN meninggalkan masjid karena waktu shalat sangat dekat, sementara seorang wanita tidak akan meninggalkan mushallanya karena alasan yang sama. Dengan demikian, kapankah waktu untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan hidup dan di manakah tanggung jawab kehidupan dan tuntunan-tuntunannya?
Kalau begitu, apa tujuan diwajibkannya shalat 50 kali kemudian diringankan bagi kita dan diringkas menjadi lima? Ia tak disebutkan secara serampangan. Allah Mahasuci dari semua itu, Dia Mahabijaksana dalam segala firman dan perbuatan-Nya.
Hikmahnya, wallahu a'lam, secara lahir ialah Dia ingin menjelaskan kepada para hamba-Nya bahwa Dia tidak menciptakan mereka di dunia ini, KECUALI hanya untuk beribadah kepada-Nya. Karena itu, Dia mewajibkan shalat DAN MENYUKAI PENAMBAHAN BILANGANNYA sebatas kemampuan. Dengan demikian, hadits tersebut menunjukkan beberapa hal sebagai berikut:
1. Mengukuhkan TUJUAN penciptaan manusia, yakni beribadah.
2. Menjelaskan keutamaan shalat fardhu atas shalat lainnya, serta memotivasi memperbanyak SHALAT SUNNAH dan seluruh bentuk ibadah sesuai kemampuan.
Semua ini menjelaskan bahwa “asal penciptaan MAKHLUK*” ialah untuk beribadah (Adz-Dzaariyaat 56). Maksud "ibadah" di sini ialah IBADAH MAHDHAH yang murni karena Allah.
(ditulis dari buku RUMUS MASUK SURGA - Cara Cerdas Memilih Amal Untuk Hasil Optimal, hlm.18; menjadi tema pembuka di buku tersebut)
-------------------------------------------------
*MAKHLUK; semua makhluk! dari bangsa manusia, hewan, tumbuhan dan benda-benda alam semesta, dari golongan yang tampak maupun yang tidak tampak, malaikat, jin, bahkan IBLIS (meskipun iblis yang dahulu 'ketaatan & kedudukannya lebih tinggi dari malaikat' menjadi membangkang setelah Adam muncul), yang besar dan yang kecil, yang benar-benar hidup dan yang seolah mati. Dalam fisika-astronomi, bahkan planet itu pun sebenarnya hidup! Ia makan dengan memakan planet lain (dalam kurun waktu yang sangat lama). Dan 'semua bertasbih' (fi'il mudhari', dan sudah barang tentu fi'il madhi) menurut cara masing-masing yang telah dikehendaki SANG PENCIPTA PALING SEMPURNA. Apakah kita tidak malu dengan ‘batu’ itu???
(ditulis untuk menguatkan pandangan dalam rangka berbenah diri dan istiqomah)
== aku ngambil dari koleksi temen2 di satu hari satu nasihat http://www.facebook.com/group.php?gid=117155203223 ==
semoga bermanfaat :)
Kamis, 05 Mei 2011
Jumat, 29 April 2011
pujian
Apabila Allah membiarkan suatu pujian diberikan kepadamu, padahal engkau tidak layak mendapatkannya, maka pujilah Allah karena Dia-lah yang lebih berhak atas pujian tersebut.
Orang-orang memujimu karena apa yang mereka sangka ada pada dirimu. Maka celalah dirimu karena apa yang engkau ketahui ada pada dirimu.
Ketika seorang mukmin dipuji, maka seharusnya ia merasa malu kepada Allah, karena ia dipuji dengan sifat yang tidak ada pada dirinya.
[Kitab Al Hikam, Syaikh Ibn 'Atha'illah as Sakandari]
Orang-orang memujimu karena apa yang mereka sangka ada pada dirimu. Maka celalah dirimu karena apa yang engkau ketahui ada pada dirimu.
Ketika seorang mukmin dipuji, maka seharusnya ia merasa malu kepada Allah, karena ia dipuji dengan sifat yang tidak ada pada dirinya.
[Kitab Al Hikam, Syaikh Ibn 'Atha'illah as Sakandari]
Rabu, 27 April 2011
SHAKE HAND (VOA learning english)
The handshake is a 1-2-3 format.
1. You say your first and last names clearly. Then the other person should say their first and last names clearly.
2. You should extend your hand to them, fingers together. You should look directly into their eyes. This is called "eye contact" and it's extremely important in business.
3. You should shake hands -- usually three times. It could be a bit more or less. Your handshake should be very firm. A soft handshake means that you have no confidence or that you don't want to meet them.
I need to teach you about the handshake if you'd like to work in a foreign company.
We have a lesson on this in The Classroom. It's the first lesson in the "Lesson Plans for EFL Teachers."
Lesson Plans for EFL Teachers | The Classroom | Learning English www.voanews.com
1. You say your first and last names clearly. Then the other person should say their first and last names clearly.
2. You should extend your hand to them, fingers together. You should look directly into their eyes. This is called "eye contact" and it's extremely important in business.
3. You should shake hands -- usually three times. It could be a bit more or less. Your handshake should be very firm. A soft handshake means that you have no confidence or that you don't want to meet them.
I need to teach you about the handshake if you'd like to work in a foreign company.
We have a lesson on this in The Classroom. It's the first lesson in the "Lesson Plans for EFL Teachers."
Lesson Plans for EFL Teachers | The Classroom | Learning English www.voanews.com
Senin, 25 April 2011
TERIMA KASIH TUHAN
alhamdulillah, ya Rabb...
telah Engkau izinkan aku 'tertutup' sudah satu tahun ini dengan seluruh hidayah yang engkau berikan.. dan ampunilah segala khilaf yang masih banyak disana-sini yang datangnya dari hamba sendiri sebagai manusia,
Ya ALLAH...terima kasih, Engkau pula lah yang memberiku kesempatan untuk melihat dan merasakan apa2 yang disekeliling hamba, yag membuat hamba berfikir betapa besar nikmat yang telah engkau berikan. maka jauhkan lah hamba dari sifat kufur terhadap nikmat-Mu, Ya Allah Ya Rahim, berilah hamba kemudahan untuk menjadi pribadi yang lebih baik sesudah ini. amin.
terimakasih, Ya Rahman..
terimakasih, Bapak ibu, kakak, serta adikku.
terimakasih, sahabat2ku tercinta.
dan terimakasih pada orang2 yang membantuku menjadi sosok yang kuat. :)
terimakasih semuanya.. :)
mari kita lanjutkan hidup dengan selalu mengharap ridho-Nya...
GOD BLESS US.. :)
telah Engkau izinkan aku 'tertutup' sudah satu tahun ini dengan seluruh hidayah yang engkau berikan.. dan ampunilah segala khilaf yang masih banyak disana-sini yang datangnya dari hamba sendiri sebagai manusia,
Ya ALLAH...terima kasih, Engkau pula lah yang memberiku kesempatan untuk melihat dan merasakan apa2 yang disekeliling hamba, yag membuat hamba berfikir betapa besar nikmat yang telah engkau berikan. maka jauhkan lah hamba dari sifat kufur terhadap nikmat-Mu, Ya Allah Ya Rahim, berilah hamba kemudahan untuk menjadi pribadi yang lebih baik sesudah ini. amin.
terimakasih, Ya Rahman..
terimakasih, Bapak ibu, kakak, serta adikku.
terimakasih, sahabat2ku tercinta.
dan terimakasih pada orang2 yang membantuku menjadi sosok yang kuat. :)
terimakasih semuanya.. :)
mari kita lanjutkan hidup dengan selalu mengharap ridho-Nya...
GOD BLESS US.. :)
Sabtu, 23 April 2011
doa seorang kekasih :)
Oh Tuhan, seandainya telah Kau catatkan
Dia milikku, tercipta untuk diriku
Satukanlah hatinya dengan hatiku
Titipkanlah kebahagiaan
Ya Allah, ku mohon
Apa yang telah Kau takdirkan
Ku harap dia adalah yang terbaik buatku
Kerana Engkau tahu segala isi hatiku
Pelihara daku dari kemurkaanMu
Ya Tuhanku, yang Maha Pemurah
Beri kekuatan jua harapan
Membina diri yang lesu tak bermaya
Semaikan setulus kasih di jiwa
Ku pasrah kepadaMu
Kurniakanlah aku
Pasangan yang beriman
Bisa menemani aku
Supaya ku dan dia
Dapat melayar bahtera
Ke muara cinta yang Engkau redhai
Ya Tuhanku, yang Maha Pengasih
Engkau sahaja pemeliharaku
Dengarkan rintihan hambaMu ini
Jangan Engkau biarkan ku sendiri
Agarku bisa bahagia
Walau tanpa bersamanya
Gantikanlah yang hilang
Tumbuhkan yang telah patah
Ku inginkan bahagia
Di dunia dan akhirat
PadaMu Tuhan ku mohon segala
=======
aku kutip dari catatan temanku di fb... bagus juga....
ngasih inspirasiii... heheheee.. makasiih yoo bang.. semangat menunggunya ngene ikii..hahahaaa :D
Dia milikku, tercipta untuk diriku
Satukanlah hatinya dengan hatiku
Titipkanlah kebahagiaan
Ya Allah, ku mohon
Apa yang telah Kau takdirkan
Ku harap dia adalah yang terbaik buatku
Kerana Engkau tahu segala isi hatiku
Pelihara daku dari kemurkaanMu
Ya Tuhanku, yang Maha Pemurah
Beri kekuatan jua harapan
Membina diri yang lesu tak bermaya
Semaikan setulus kasih di jiwa
Ku pasrah kepadaMu
Kurniakanlah aku
Pasangan yang beriman
Bisa menemani aku
Supaya ku dan dia
Dapat melayar bahtera
Ke muara cinta yang Engkau redhai
Ya Tuhanku, yang Maha Pengasih
Engkau sahaja pemeliharaku
Dengarkan rintihan hambaMu ini
Jangan Engkau biarkan ku sendiri
Agarku bisa bahagia
Walau tanpa bersamanya
Gantikanlah yang hilang
Tumbuhkan yang telah patah
Ku inginkan bahagia
Di dunia dan akhirat
PadaMu Tuhan ku mohon segala
=======
aku kutip dari catatan temanku di fb... bagus juga....
ngasih inspirasiii... heheheee.. makasiih yoo bang.. semangat menunggunya ngene ikii..hahahaaa :D
fighting for the time.. :)
Semua orang memiliki waktu yang sama: 24 jam sehari.
Rugilah orang yang suka MENUNDA.
Menunda bisnis jauhkan keuntungan
Menunda kerja miskinkan prestasi
Menunda ibadah jauhi syurga
Menunda taubat dekati pintu neraka
"Apabila engkau berada di waktu sore jangan menunggu (menunda beramal di waktu pagi. Dan jika berada di waktu pagi, janganlah menunda (beramal) di waktu sore. Gunakan masa sehatmu untuk masa sakitmu dan kesempatan hidupmu untuk saat kematianmu." (H.R Bukhari)
voa-islam.com
Rugilah orang yang suka MENUNDA.
Menunda bisnis jauhkan keuntungan
Menunda kerja miskinkan prestasi
Menunda ibadah jauhi syurga
Menunda taubat dekati pintu neraka
"Apabila engkau berada di waktu sore jangan menunggu (menunda beramal di waktu pagi. Dan jika berada di waktu pagi, janganlah menunda (beramal) di waktu sore. Gunakan masa sehatmu untuk masa sakitmu dan kesempatan hidupmu untuk saat kematianmu." (H.R Bukhari)
voa-islam.com
Jumat, 22 April 2011
revolusi
TIPS RAHASIA KHUSYU’ DALAM SHOLAT
-semoga dapat menjadi revolusi sholat kita-
Berwudhu zahir dan “wudhu batin” ketika masuk waktu sholat. Berdiri dengan penuh kewaspadaan dan dibayangkan Allah ada di ‘hadapan’ kita, surga di sebelah kanan kita, neraka di sebelah kiri kita, malaikat maut berada di belakang kita, dan dibayangkan pula bahwa kita seolah-olah berdiri di atas titian 'Shirratul Mustaqim' dan kita menganggap bahwa sholat kali ini adalah solat terakhir kita, kemudian kita berniat dan bertakbir dengan baik.
Setiap bacaan dan doa dipahami maknanya, kemudian kita ruku' dan sujud dengan tawadhu', kita bertasyahud dengan penuh pengharapan, dan kita memberi salam dengan ikhlas.
(diambil dari intisari 1001 Kisah Teladan)
*catatan: cara shalat tersebut adalah cara shalat Hatim Al Asham (wafat 237 H, la murid dari Syaqiq dan guru dari Ahmad bin Khadhrawaih, ia masuk dalam tokoh besar/ kisah teladan, seorang Isam bin Yusuf ahli ibadah yang sangat wara’ dan sangat khusyuk shalatnya saja ketika mengetahui cara shalat Hatim Al Asham ia tercengang dan menangislah dia kerana membayangkan ibadahnya yang kurang baik, bagaimana dengan kita?!)
MODIFIKASI:
Teknik di atas akan kita kembangkan lagi, namun insyaAllah lebih memudahkan, lagipula sangat sulit, bukan? menganggap sholat ini adalah sholat terakhir kita?:
Sebagai langkah awal, perlu kita pahami dahulu makna khusyu’ yang sebenarnya. Khusyuk kurang tepat bila diartikan dengan ‘konsentrasi’. Khusyuk di dalam Al-Quran dimaknai yaitu “YAKIN AKAN MENEMUI TUHANNYA & AKAN MEMPERTANGGUNGJAWABKAN SEMUANYA”.
“Dan mintalah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan (mengerjakan) shalat. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu’, (YAITU) orang-orang yang meyakini, bahwa mereka akan menemui Tuhannya, dan bahwa mereka akan kembali kepada-Nya.” (Q.S. Al-Baqarah: 45-46)
Jika kita bersedia merenungi, dengan ayat ini pun kiranya sudah cukup dapat menjadikan seseorang khusyu’ dalam shalat. Karena yang digunakan adalah kalimat “yakin akan menemui Tuhan”, hal ini berkaitan erat dengan kehidupan setelah mati. Makanya, “tingkat khusyu’ seseorang BERBANDING LURUS dengan tingkat pengetahuan dan kefahamannya terhadap perjalanan/ gambaran hidup sesudah mati”.
*Sehingga sebelum mempelajari ilmu-ilmu lainnya, hendaklah kita prioritaskan memiliki (mempelajari) buku yang khusus membahas tentang kehidupan setelah mati, dan akan lebih baik lagi bila kita menyisihkan uang untuk khusus membeli buku tentang kehidupan di alam kubur, buku tentang petaka Padang Mahsyar, tentang keagungan surga, maupun buku tentang misteri dahsyatnya neraka. Bukankah tugas utama Rasul ialah menyampaikan kabar gembira (surga) dan memberi peringatan (petaka akhirat)? [Q.S. 2:213, 4:165, 6:48, 11:2, 25:56, 33:45, 46:12, dll] Dan bukankah kita semua pada finalnya PASTI akan berada di alam kekekalan? Maka sudah seharusnya kita mempelajarinya sebagai persiapan menghadapinya.
Oleh karenanya, lebih lanjut, cara paling ampuh untuk khusyu’ dalam shalat adalah mengaitkannya dengan beberapa gambaran/ suasana alam akhirat (Hari Pembalasan):
# Allah yang Maha Besar berada ‘dekat’ di hadapan kita dengan sudut elevasi +/- 30ยบ.
# Surga berada ‘sangat jauh’ di hadapan kita sekitar perjalanan 70.000 tahun perjalanan. (semakin jauh agar kita semakin berusaha mengejarnya dengan semakin khusyu’)
# Kita sholat seolah berada pada sebuah alas/ permadani/ awan dimana ‘dekat’ di bawah kita adalah Neraka Jahannam. (atau seperti lapisan es tipis di kutub bumi, dimana kita dapat mudah terperosok jatuh, dimana api neraka yang sebesar SEMUT KECIL yang telah dibasuh 70 KALI saja dapat menghancurluluhkan GUNUNG! Apa jadinya dengan manusia!)
# Malaikat Raqib berada 3 meter di sebelah kanan kita.
# Malaikat ‘Atid berada 3 meter di sebelah kiri kita.
# Malaikat Pencabut Nyawa sudah siap 3 meter berada di belakang kita.
[Dan kita HARUS ‘mewajibkan diri’ untuk memahami setiap bacaan (kalimat) sholat dari doa iftitah sampai salam, kecuali surat-suratan semampu kita. Setiap bibir melafazkan bacaan, hati bersamaan melafazkan makna (makna ‘tidak sama’ dg arti)]
----------------------------------
Kita semua menyadari, memang sulit untuk khusyu’ secara konstan dari takbir sampai salam, berikut bisa me-‘RECHARGE’ tingkat khusyu’ kita saat kita merasa lalai:
Semakin tidak khusyu’ sholat kita semakin dekat api neraka Jahannam itu naik menuju kita dan surga semakin jauh berkali-kali lipat; semakin rajin Malaikat ‘Atid mencatat dan semakin malas Malaikat Raqib mencatat; semakin pula Allah menjauh ke langit dan memalingkan wajahNYA; semakin Malaikat Izroil mempersiapkan cara paling menyiksa untuk mencabut nyawa kita. (begitu juga sebaliknya)
Total Memory Technique:
Sudah menjadi wacana umum bahwa otak kiri manusia berperan dalam tulisan/ hafalan sedangkan otak kanan untuk imaginasi/ visualisasi/ kreativitas. Jangan gunakan seluruh bagian otak kita untuk visualisasi suasana di atas. Gunakan otak kiri dan hati untuk melafazkan makna; gunakan otak kanan untuk visualisasi. Namun, persentasenya lebih diutamakan pada otak kiri. Persentase otak kanan lebih dikurangi lagi dengan cukup menghafal 2 penjuru:
1. Penjuru arah mata (bawah, depan); seketika itu ingat neraka, surga, dan Rabb*.
* Sesuai Q.S. Al-Baqarah: 45-46, maka penjuru ini (terutama Rabb) yang paling dikuatkan.
2. Penjuru samping (kanan, kiri, belakang); seketika itu ingat 3 Malaikat.
Setelah agak terbiasa, setiap penjuru dapat dikerjakan otak 1 detik; 2 detik untuk 2 penjuru. Dan setelah menguasainya dapat dicapai hanya 1 detik saja untuk visualisasi semuanya.
Khusus sebelum bertakbir, gunakan 100% bagian otak kanan saja untuk visualisasi. Dan khusus detik-detik saat tidak melafazkan bacaan, persentase diubah menjadi lebih besar untuk otak kanan (visualisasi). Selanjutnya, tetap fokus pada makna, namun diiringi suasana di atas./msf
Dengan sungguh-sungguh, praktekkan mulai saat ini juga, tingkat khusyu’ akan jauh meningkat, PASTI... (insyaAllah)
“Peliharalah segala shalat(mu), dan (peliharalah) shalat wusthaa. Berdirilah karena Allah (dalam shalatmu) dengan khusyu’.” (Q.S. Al-Baqarah: 238)
(ditulis dalam rangka membawa perubahan & revolusi sholat setiap insan)
-semoga dapat menjadi revolusi sholat kita-
Berwudhu zahir dan “wudhu batin” ketika masuk waktu sholat. Berdiri dengan penuh kewaspadaan dan dibayangkan Allah ada di ‘hadapan’ kita, surga di sebelah kanan kita, neraka di sebelah kiri kita, malaikat maut berada di belakang kita, dan dibayangkan pula bahwa kita seolah-olah berdiri di atas titian 'Shirratul Mustaqim' dan kita menganggap bahwa sholat kali ini adalah solat terakhir kita, kemudian kita berniat dan bertakbir dengan baik.
Setiap bacaan dan doa dipahami maknanya, kemudian kita ruku' dan sujud dengan tawadhu', kita bertasyahud dengan penuh pengharapan, dan kita memberi salam dengan ikhlas.
(diambil dari intisari 1001 Kisah Teladan)
*catatan: cara shalat tersebut adalah cara shalat Hatim Al Asham (wafat 237 H, la murid dari Syaqiq dan guru dari Ahmad bin Khadhrawaih, ia masuk dalam tokoh besar/ kisah teladan, seorang Isam bin Yusuf ahli ibadah yang sangat wara’ dan sangat khusyuk shalatnya saja ketika mengetahui cara shalat Hatim Al Asham ia tercengang dan menangislah dia kerana membayangkan ibadahnya yang kurang baik, bagaimana dengan kita?!)
MODIFIKASI:
Teknik di atas akan kita kembangkan lagi, namun insyaAllah lebih memudahkan, lagipula sangat sulit, bukan? menganggap sholat ini adalah sholat terakhir kita?:
Sebagai langkah awal, perlu kita pahami dahulu makna khusyu’ yang sebenarnya. Khusyuk kurang tepat bila diartikan dengan ‘konsentrasi’. Khusyuk di dalam Al-Quran dimaknai yaitu “YAKIN AKAN MENEMUI TUHANNYA & AKAN MEMPERTANGGUNGJAWABKAN SEMUANYA”.
“Dan mintalah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan (mengerjakan) shalat. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu’, (YAITU) orang-orang yang meyakini, bahwa mereka akan menemui Tuhannya, dan bahwa mereka akan kembali kepada-Nya.” (Q.S. Al-Baqarah: 45-46)
Jika kita bersedia merenungi, dengan ayat ini pun kiranya sudah cukup dapat menjadikan seseorang khusyu’ dalam shalat. Karena yang digunakan adalah kalimat “yakin akan menemui Tuhan”, hal ini berkaitan erat dengan kehidupan setelah mati. Makanya, “tingkat khusyu’ seseorang BERBANDING LURUS dengan tingkat pengetahuan dan kefahamannya terhadap perjalanan/ gambaran hidup sesudah mati”.
*Sehingga sebelum mempelajari ilmu-ilmu lainnya, hendaklah kita prioritaskan memiliki (mempelajari) buku yang khusus membahas tentang kehidupan setelah mati, dan akan lebih baik lagi bila kita menyisihkan uang untuk khusus membeli buku tentang kehidupan di alam kubur, buku tentang petaka Padang Mahsyar, tentang keagungan surga, maupun buku tentang misteri dahsyatnya neraka. Bukankah tugas utama Rasul ialah menyampaikan kabar gembira (surga) dan memberi peringatan (petaka akhirat)? [Q.S. 2:213, 4:165, 6:48, 11:2, 25:56, 33:45, 46:12, dll] Dan bukankah kita semua pada finalnya PASTI akan berada di alam kekekalan? Maka sudah seharusnya kita mempelajarinya sebagai persiapan menghadapinya.
Oleh karenanya, lebih lanjut, cara paling ampuh untuk khusyu’ dalam shalat adalah mengaitkannya dengan beberapa gambaran/ suasana alam akhirat (Hari Pembalasan):
# Allah yang Maha Besar berada ‘dekat’ di hadapan kita dengan sudut elevasi +/- 30ยบ.
# Surga berada ‘sangat jauh’ di hadapan kita sekitar perjalanan 70.000 tahun perjalanan. (semakin jauh agar kita semakin berusaha mengejarnya dengan semakin khusyu’)
# Kita sholat seolah berada pada sebuah alas/ permadani/ awan dimana ‘dekat’ di bawah kita adalah Neraka Jahannam. (atau seperti lapisan es tipis di kutub bumi, dimana kita dapat mudah terperosok jatuh, dimana api neraka yang sebesar SEMUT KECIL yang telah dibasuh 70 KALI saja dapat menghancurluluhkan GUNUNG! Apa jadinya dengan manusia!)
# Malaikat Raqib berada 3 meter di sebelah kanan kita.
# Malaikat ‘Atid berada 3 meter di sebelah kiri kita.
# Malaikat Pencabut Nyawa sudah siap 3 meter berada di belakang kita.
[Dan kita HARUS ‘mewajibkan diri’ untuk memahami setiap bacaan (kalimat) sholat dari doa iftitah sampai salam, kecuali surat-suratan semampu kita. Setiap bibir melafazkan bacaan, hati bersamaan melafazkan makna (makna ‘tidak sama’ dg arti)]
----------------------------------
Kita semua menyadari, memang sulit untuk khusyu’ secara konstan dari takbir sampai salam, berikut bisa me-‘RECHARGE’ tingkat khusyu’ kita saat kita merasa lalai:
Semakin tidak khusyu’ sholat kita semakin dekat api neraka Jahannam itu naik menuju kita dan surga semakin jauh berkali-kali lipat; semakin rajin Malaikat ‘Atid mencatat dan semakin malas Malaikat Raqib mencatat; semakin pula Allah menjauh ke langit dan memalingkan wajahNYA; semakin Malaikat Izroil mempersiapkan cara paling menyiksa untuk mencabut nyawa kita. (begitu juga sebaliknya)
Total Memory Technique:
Sudah menjadi wacana umum bahwa otak kiri manusia berperan dalam tulisan/ hafalan sedangkan otak kanan untuk imaginasi/ visualisasi/ kreativitas. Jangan gunakan seluruh bagian otak kita untuk visualisasi suasana di atas. Gunakan otak kiri dan hati untuk melafazkan makna; gunakan otak kanan untuk visualisasi. Namun, persentasenya lebih diutamakan pada otak kiri. Persentase otak kanan lebih dikurangi lagi dengan cukup menghafal 2 penjuru:
1. Penjuru arah mata (bawah, depan); seketika itu ingat neraka, surga, dan Rabb*.
* Sesuai Q.S. Al-Baqarah: 45-46, maka penjuru ini (terutama Rabb) yang paling dikuatkan.
2. Penjuru samping (kanan, kiri, belakang); seketika itu ingat 3 Malaikat.
Setelah agak terbiasa, setiap penjuru dapat dikerjakan otak 1 detik; 2 detik untuk 2 penjuru. Dan setelah menguasainya dapat dicapai hanya 1 detik saja untuk visualisasi semuanya.
Khusus sebelum bertakbir, gunakan 100% bagian otak kanan saja untuk visualisasi. Dan khusus detik-detik saat tidak melafazkan bacaan, persentase diubah menjadi lebih besar untuk otak kanan (visualisasi). Selanjutnya, tetap fokus pada makna, namun diiringi suasana di atas./msf
Dengan sungguh-sungguh, praktekkan mulai saat ini juga, tingkat khusyu’ akan jauh meningkat, PASTI... (insyaAllah)
“Peliharalah segala shalat(mu), dan (peliharalah) shalat wusthaa. Berdirilah karena Allah (dalam shalatmu) dengan khusyu’.” (Q.S. Al-Baqarah: 238)
(ditulis dalam rangka membawa perubahan & revolusi sholat setiap insan)
Kamis, 14 April 2011
Surat Kecil
Mario Teguh
Untuk yang hatinya terdiam
dalam lamunan:
Tuhanku Yang Maha Penyayang,
...Malam ini entah mengapa hatiku
berhenti bercakap dan diam
menatap buram jalur lamunan pikiranku
yang tak tahu apa yang kuinginkan.
Tapi aku ini kekasih kecil-Mu,
dan Engkau Tuhan Yang Maha Sejahtera,
yang sesungguhnya tak membatasi
apa yang bisa kuminta.
Tuhanku, esok pagi gembirakanlah aku
dengan rezeki yang indah.
Aamiin
Untuk yang hatinya terdiam
dalam lamunan:
Tuhanku Yang Maha Penyayang,
...Malam ini entah mengapa hatiku
berhenti bercakap dan diam
menatap buram jalur lamunan pikiranku
yang tak tahu apa yang kuinginkan.
Tapi aku ini kekasih kecil-Mu,
dan Engkau Tuhan Yang Maha Sejahtera,
yang sesungguhnya tak membatasi
apa yang bisa kuminta.
Tuhanku, esok pagi gembirakanlah aku
dengan rezeki yang indah.
Aamiin
Rabu, 13 April 2011
dari Oom Mario TEGUH... SALAM SUPER!
Jika anda sedang benar, jangan terlalu berani dan bila anda sedang takut, jangan terlalu takut. Karena keseimbangan sikap adalah penentu ketepatan perjalanan kesuksesan anda
Tugas kita bukanlah untuk berhasil. Tugas kita adalah untuk mencoba, karena didalam mencoba itulah kita menemukan dan belajar membangun kesempatan untuk berhasil
Anda hanya dekat dengan mereka yang anda sukai. Dan seringkali anda menghindari orang yang tidak anda sukai, padahal dari dialah Anda akan mengenal sudut pandang yang baru
Orang-orang yang berhenti belajar akan menjadi pemilik masa lalu. Orang-orang yang masih terus belajar, akan menjadi pemilik masa depan
Tinggalkanlah kesenangan yang menghalangi pencapaian kecemerlangan hidup yang di
idamkan. Dan berhati-hatilah, karena beberapa kesenangan adalah cara gembira menuju
kegagalan
Jangan menolak perubahan hanya karena anda takut kehilangan yang telah dimiliki, karena dengannya anda merendahkan nilai yang bisa anda capai melalui perubahan itu
Anda tidak akan berhasil menjadi pribadi baru bila anda berkeras untuk mempertahankan cara-cara lama anda. Anda akan disebut baru, hanya bila cara-cara anda baru
Ketepatan sikap adalah dasar semua ketepatan. Tidak ada penghalang keberhasilan bila sikap anda tepat, dan tidak ada yang bisa menolong bila sikap anda salah
Orang lanjut usia yang berorientasi pada kesempatan adalah orang muda yang tidak
pernah menua; tetapi pemuda yang berorientasi pada keamanan, telah menua sejak muda
Hanya orang takut yang bisa berani, karena keberanian adalah melakukan sesuatu yang
ditakutinya. Maka, bila merasa takut, anda akan punya kesempatan untuk bersikap berani
Kekuatan terbesar yang mampu mengalahkan stress adalah kemampuan memilih pikiran yang tepat. Anda akan menjadi lebih damai bila yang anda pikirkan adalah jalan keluar masalah.
Jangan pernah merobohkan pagar tanpa mengetahui mengapa didirikan. Jangan pernah mengabaikan tuntunan kebaikan tanpa mengetahui keburukan yang kemudian anda dapat
Seseorang yang menolak memperbarui cara-cara kerjanya yang tidak lagi menghasilkan, berlaku seperti orang yang terus memeras jerami untuk mendapatkan santan
Bila anda belum menemkan pekerjaan yang sesuai dengan bakat anda, bakatilah apapun pekerjaan anda sekarang. Anda akan tampil secemerlang yang berbakat
Kita lebih menghormati orang miskin yang berani daripada orang kaya yang penakut. Karena
sebetulnya telah jelas perbedaan kualitas masa depan yang akan mereka capai
Jika kita hanya mengerjakan yang sudah kita ketahui, kapankah kita akan mendapat
pengetahuan yang baru ? Melakukan yang belum kita ketahui adalah pintu menuju pengetahuan
Jangan hanya menghindari yang tidak mungkin. Dengan mencoba sesuatu yang tidak
mungkin,anda akan bisa mencapai yang terbaik dari yang mungkin anda capai.
Salah satu pengkerdilan terkejam dalam hidup adalah membiarkan pikiran yang cemerlang
menjadi budak bagi tubuh yang malas, yang mendahulukan istirahat sebelum lelah.
Bila anda mencari uang, anda akan dipaksa mengupayakan pelayanan yang terbaik.
Tetapi jika anda mengutamakan pelayanan yang baik, maka andalah yang akan dicari uang
Waktu, mengubah semua hal, kecuali kita. Kita mungkin menua dengan berjalanannya waktu, tetapi belum tentu membijak. Kita-lah yang harus mengubah diri kita sendiri
Semua waktu adalah waktu yang tepat untuk melakukan sesuatu yang baik. Jangan menjadi orang tua yang masih melakukan sesuatu yang seharusnya dilakukan saat muda.
Tidak ada harga atas waktu, tapi waktu sangat berharga. Memilik waktu tidak menjadikan kita kaya, tetapi menggunakannya dengan baik adalah sumber dari semua kekayaan.
Mario Teguh
Tugas kita bukanlah untuk berhasil. Tugas kita adalah untuk mencoba, karena didalam mencoba itulah kita menemukan dan belajar membangun kesempatan untuk berhasil
Anda hanya dekat dengan mereka yang anda sukai. Dan seringkali anda menghindari orang yang tidak anda sukai, padahal dari dialah Anda akan mengenal sudut pandang yang baru
Orang-orang yang berhenti belajar akan menjadi pemilik masa lalu. Orang-orang yang masih terus belajar, akan menjadi pemilik masa depan
Tinggalkanlah kesenangan yang menghalangi pencapaian kecemerlangan hidup yang di
idamkan. Dan berhati-hatilah, karena beberapa kesenangan adalah cara gembira menuju
kegagalan
Jangan menolak perubahan hanya karena anda takut kehilangan yang telah dimiliki, karena dengannya anda merendahkan nilai yang bisa anda capai melalui perubahan itu
Anda tidak akan berhasil menjadi pribadi baru bila anda berkeras untuk mempertahankan cara-cara lama anda. Anda akan disebut baru, hanya bila cara-cara anda baru
Ketepatan sikap adalah dasar semua ketepatan. Tidak ada penghalang keberhasilan bila sikap anda tepat, dan tidak ada yang bisa menolong bila sikap anda salah
Orang lanjut usia yang berorientasi pada kesempatan adalah orang muda yang tidak
pernah menua; tetapi pemuda yang berorientasi pada keamanan, telah menua sejak muda
Hanya orang takut yang bisa berani, karena keberanian adalah melakukan sesuatu yang
ditakutinya. Maka, bila merasa takut, anda akan punya kesempatan untuk bersikap berani
Kekuatan terbesar yang mampu mengalahkan stress adalah kemampuan memilih pikiran yang tepat. Anda akan menjadi lebih damai bila yang anda pikirkan adalah jalan keluar masalah.
Jangan pernah merobohkan pagar tanpa mengetahui mengapa didirikan. Jangan pernah mengabaikan tuntunan kebaikan tanpa mengetahui keburukan yang kemudian anda dapat
Seseorang yang menolak memperbarui cara-cara kerjanya yang tidak lagi menghasilkan, berlaku seperti orang yang terus memeras jerami untuk mendapatkan santan
Bila anda belum menemkan pekerjaan yang sesuai dengan bakat anda, bakatilah apapun pekerjaan anda sekarang. Anda akan tampil secemerlang yang berbakat
Kita lebih menghormati orang miskin yang berani daripada orang kaya yang penakut. Karena
sebetulnya telah jelas perbedaan kualitas masa depan yang akan mereka capai
Jika kita hanya mengerjakan yang sudah kita ketahui, kapankah kita akan mendapat
pengetahuan yang baru ? Melakukan yang belum kita ketahui adalah pintu menuju pengetahuan
Jangan hanya menghindari yang tidak mungkin. Dengan mencoba sesuatu yang tidak
mungkin,anda akan bisa mencapai yang terbaik dari yang mungkin anda capai.
Salah satu pengkerdilan terkejam dalam hidup adalah membiarkan pikiran yang cemerlang
menjadi budak bagi tubuh yang malas, yang mendahulukan istirahat sebelum lelah.
Bila anda mencari uang, anda akan dipaksa mengupayakan pelayanan yang terbaik.
Tetapi jika anda mengutamakan pelayanan yang baik, maka andalah yang akan dicari uang
Waktu, mengubah semua hal, kecuali kita. Kita mungkin menua dengan berjalanannya waktu, tetapi belum tentu membijak. Kita-lah yang harus mengubah diri kita sendiri
Semua waktu adalah waktu yang tepat untuk melakukan sesuatu yang baik. Jangan menjadi orang tua yang masih melakukan sesuatu yang seharusnya dilakukan saat muda.
Tidak ada harga atas waktu, tapi waktu sangat berharga. Memilik waktu tidak menjadikan kita kaya, tetapi menggunakannya dengan baik adalah sumber dari semua kekayaan.
Mario Teguh
Kamis, 10 Maret 2011
semangat!!
huuwwwaaaa.... gagal di pengolahan pangan... :(
haduuuh, tapi gag pap dink... semangat 45.. AGROEKOTEKNOLOGI..... im coming, dear... :)
haduuuh, tapi gag pap dink... semangat 45.. AGROEKOTEKNOLOGI..... im coming, dear... :)
Kamis, 03 Maret 2011
and who am i..??
And who am I??
if i was trying, im losing...
if i was crying, im refining..
i just want to know that I am 'FHA:,,'
gagal, bukanlah suatu masalah kawan,
anggap saja, ini lah yang terbaik untuk kita,,,
langkah awal menuju sebuah kesuksesan.. dimana kamu akan tau dan akhirnya sadar, bahwa inilah yang di rencanakan Tuhan untukmu...
TUHAN MAHA ADIL, kawan... :)
if i was trying, im losing...
if i was crying, im refining..
i just want to know that I am 'FHA:,,'
gagal, bukanlah suatu masalah kawan,
anggap saja, ini lah yang terbaik untuk kita,,,
langkah awal menuju sebuah kesuksesan.. dimana kamu akan tau dan akhirnya sadar, bahwa inilah yang di rencanakan Tuhan untukmu...
TUHAN MAHA ADIL, kawan... :)
Jumat, 21 Januari 2011
renungan... semoga bermanfaat bagii kalian semuanya..
ASSALAMU’ALAIKUM WR.WB…
Apa kabar, Sahabat-sahabatku??
Hari-hari berlalu kian cepat… banyak hal-hal baru yang kita hadapi,,, banyak masalah-masalah yang menghadang langkah kita, banyak pula kesedihan yang yang membuat kita sesak dan penat, hingga kita merasa gelisah, kita merasa jauh akan ketentraman jiwa…
dan, sahabatku, ini hanyalah sedikit tulisan panjang yang mungkin bisa membantu kita (aku dan kamu), mungkin juga bisa menjadi bahan untuk perbaikan kita (aku dan kamu). Bisa disebut Renungan kali, ya??hehehee
Sengaja aku kutip dari buku MENATA HATI MERAIH KEDAMAIAN DIRI ( karya ; Asyraf Syahin ), buku yang aku pinjem dari sahabatku juga.
Sahabat, semoga dengan kutipan ini, kita bisa menemukan motivasi agar kita tetap maju berjalan di jalan yang penuh ke ridhaan ALLAH SWT. Amien.
Selamat membaca!
================================
Tulisan berikut ini adalah surat pribadi. Bacalah dengan hatimu dan anggaplah tulisan itu darimu dan untuk dirimu sendiri.
SURAT PRIBADI “KEPADA DIRIKU”
Wahai DIRIKU,
Kalimat, “Allah lebih baik dan kekal,” adalah sebuah kebenaran yang diakui oleh orang-orang mukmin di setiap waktu dan tempat. Wahai diriku, sekarang akuilah kebenaran itu, beramallah dengannya dan karenanya. Karena ALLAH lebih baik dan kekal. ALLAH lebih baik dan kekal dari segala sesuatu. ALLAH lebih besar dan lebih tinggi dari segala sesuatu. Maka dari itu, sejak sekarang jangan sampai engkau lebih memilih sesuatu dari pada DIA. Jadikanlah ridha ALLAH sebagai tujuan utamamu. Jangan engkau lebih memilih tujuan yang lain daripada tujuan tersebut.
Wahai DIRIKU,
Tidakkah kegundahan ini membuatmu gelisah? tidakkah kesedihan ini membuatmu sakit? Sekarang yakinlah bahwa tidak ada kesenangan, ketentraman, kebahagiaan, dan ketenangan, kecuali dengan mencintai ALLAH, taat kepada-Nya, dan berlindung kepada-Nya.
Wahai DIRIKU,
Berkali-kali engkau berlindung pada ALLAH dalam setiap kesedihan dan kesempitan,tapi sekarang aku tidak akan menunggu hingga datang kesedihan dan kesempitan yang baru, aku akan membawamu menuju ALLAH, aku akan mendorongmu menuju kepada-Nya, berjalanlah bersamaku kepada-Nya bahkan larilah bersamaku menuju kepada-Nya.
Wahai DIRIKU,
Berkali-kali engkau mengagumi orang yang mendapat pertolongan ALLAH dan menerangi langkah mereka dengan cahaya-Nya, maka sekarang jadilah engkau seperti mereka. agar engkau merasakan kebahagiaan sebagaimana mereka merasakannya, agar engkau sampai kepada posisi mereka. orang yang bisa merasakan, barangkali engkau akan mengulang-ulang apa yang mereka ucapkan,”Seandainya para raja itu mengetahui kenikmatan yang kami rasakan niscaya mereka akan merebut kenikmatan itu dari kami dengan pedang-pedangnya.”
Wahai DIRIKU,
Tidakkah engkau rindu dengan tetesan air mata yang menyebabkan terampuninya dosa? Tidakkah engkau rindu dengan sujud yang melunakkan hati? Tidakkah engkau rindu dengan qiyamul lail yang memperlihatkan benarnya langkahmu kembali kepada-Nya?
Wahai DIRIKU,
Seakan-akan Al-Qur’an merindukan suaramu. Seakan-akan malam merindukan berdirimu untuk qiyamul lail. Seakan-akan lisan ini merindukan dzikirmu. Seakan-akan mata ini merindukan air matamu. Seakan-akan jantung ini merindukan denyutan karena takut kepada ALLAH. Sekarang saatnya kita menyambut semua keinginan dari yang sedang rindu ini. Kita akan menyambut keinginannya dengan sujud khusyuk, bacaan Al-Qur’an yang diiringi dengan isak tangis, kembali kepada ALLAH dengan sebenarnya dan seterusnya.
Aduh, Wahai DIRIKU,… Aduh, Wahai DIRIKU,
Aku memohon kepada ALLAH semoga air mata ini mengantarkan rintihan demi rintihan ini kepada-Nya. Aku berharap kepada ALLAH semoga kekhusyukanku dapat mengantarkan rintihan demi rintihan ini kepada-Nya. Rintihan yang mulai bergerak bersama segala kerinduan menuju kepada ALLAH. Rintihan yang mulai bergerak bersama segala penyesalan atas penyia-nyiaan terhadap hak ALLAH. Rintihan demi rintihan yang bergerak bersama setiap harapan agar tetap dalam kondisi yang lebih baik bersama ALLAH.
Aduh, Wahai DIRIKU,… Aduh, …
“tawanan adalah orang yang ditawan oleh hawa nafsunya, dan orang yang dipenjara adalah orang yang dihalangi dari Rabbnya” sebuah kebenaran yang diajarkan oleh orang-orang shalih kepada kita dari waktu ke waktu. Sekarang aku akan mengingatnya dan merasakannya. Dengan mengingatnya dan merasakannya, akan muncul rintihan demi rintihan dari dalam hati. Rintihan-rintihan akan muncul, sedang aku melihatmu sebagai tawanan, wahai diriku. Sungguh aku melihatmu sebagai tawanan; tawanan dari kelemahanmu, dosa-dosamu, dan hawa nafsumu. Rintihan-rintihan yang lain juga muncul, wahai DIRIKU, aku juga melihatmu terbelenggu dan terpenjara. Terbelenggu oleh dosa-dosamu, aib-aibmu, dan angan-anganmu. Dengan belenggu itu engkau terhalangi dari kelezatan iman, kedamaian, dan ketenangan, ketaatan kepada ALLAH, nikmatnya dzikir, serta nikmatnya menangis karena takut kepada ALLAH. Dengan tetesan airmata, aku memanggilmu, maka penuhilah panggilanku. Dengan tetesan airmata, aku memanggilmu, “Selamatkan aku.” Dengan tetesan airmata, aku memanggilmu,”Bebaskan aku dari penawanan ini.” Dengan tetesan airmata pula, aku memanggilmu,”Keluarkan aku dari penjara diriku, selamatkan aku, bebaskan aku, dan keluarkan aku.”
Aduhai DIRIKU…. Aduhai DIRIKU….
Rintihan demi rintihan telah aku ucapkan. Bersama dengan berbagai rintihan ini aku ingin bertanya kepadamu. Ya, aku akan bertanya kepadamu lalu jawablah pertanyaanku. Sampai kapan engkau menjadi tawanan? Sampai kapan engkau terbelenggu dan terpenjara? Sampai kapan? Sampai kapan? Sekarang saatnya bagimu untuk menghancurkan belenggu ini. Sekarang saatnya bagimu untuk terbebas dari penawanan ini. Sekaranglah saatnya, sekaranglah saatnya!
Aduhai DIRIKU,
Tidakkah engkau malu? Berapa kali bermaksiat kepada ALLAH, padahal Dia melihatmu? Berapa kali engkau mengucapkan kata-kata jelek padahal Allah mendengarnya? Berapa kali engkau menempuh jalan kesesatan, padahal Allah mengawasimu? As-Sami’ (Yang Maha Mendengar) pasti mendengar, Al-Bashir (Yang Maha Melihat) pasti melihat. Al-Alim (Yang Maha Mengetahui) pasti mengetahui. Tetapi, alangkah indahnya “tetapi”. Tetapi, alangkah bagusnya “tetapi”. Tetapi, alangkah menyenangkannya “Tetapi”. Tetapi karena Dia Ar-Rahim (Yang Maha Penyayang). Tetapi karena Dia Al-Ghafur (Yang Maha Pengampun). Tetapi karena Dia Al-Halim (Yang Maha Penyantun). Karena Dia menyayangi dan menutupi, serta memaafkan, dan mengampuni.
Aku katakan sekali lagi padamu,”Tidakkah engkau malu dengan kemaksiatanmu kepada Allah, sedangkan Dia melihatmu, mendengarmu, mengawasimu, dan memantaumu? Tidakkah engkau malu dengan kemurahan Allah padamu dan ditutupnya aibmu oleh-Nya. Tidakkah engkau takut jika kemurahan ALLAH kepadamu berubah menjadi adzab, dan ditutupinya aibmu menjadi hukuman? Tidakkah engkau malu? Tidakkah engkau takut? Tidakkah engkau senang, bahkan sangat senang kepada yang mengasihi, menutup aibmu, memaafkanmu, serta mengampunimu?”
Aduhai jiwaku…. Aduhai jiwaku….
Alangkah sedikitnya rasa malumu! Alangkah dekatnya adzab yang akan engkau terima jika engkau tidak segera kembali kepada Rabbmu dan jika Dia tidak menyayangimu.
Wahai diriku… Wahai diriku… Wahai diriku…
Sekarang saatnya engkau tenang! Tapi, sekali lagi engkau tidak akan tenang kecuali dengan menjauhi segala perbuatan yang dapat menjauhkan dirimu dengan Rabbmu. Maka, jauhilah! Sekarang saatnya engkau tenang, dan sekali-kali engkau tidak akan merasakan ketenangan kecuali dengan melaksanakan kewajiban yang telah diperintahkan oleh Rabbmu kepadamu, maka laksanakanlah. Sekarang saatnya engkau merasa tenang dengan kembali kepada Rabbmu. Sekarang saatnya engkau merasa tenang, maka tenanglah. Sekarang saatnya kembali, maka kembalilah pada Rabbmu.
Wahai diriku…
Engkau tidak akan merasakan ketenangan hanya dengan kata-kata, dan tidak akan bisa kembali kepada Rabbmu hanya dengan ungkapan saja, akan tetapi kata-kata dan ungkapanmu harus diiringi dengan perbuatan. Wahai diriku, inilah beberapa amalan yang aku tentukan untuk diriku, dan aku akan berusaha untuk menetapinya.
Dengan pertolongan Allah, aku bertekad setiap hari akan melakukan aktivitas :
…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
(jika mau/ingin, sahabat-sahabat semua bisa mengisi note pribadi yang sahabat punya (Jika punya Map Priority, diary, catatan harian, atau apalah) dengan memilih sendiri apa yang akan dikerjakan dan ditinggalkan dalam rangka menguatkan dan meningkatkan hubungan diri dengan Allah)
=======================================
Alhamdulillah kelar juga ngutipnya,
Hmmmh, Ini Cuma ajang sharing saja, sahabat. Terima kasih Bagi njenengan2 yang mungkin mau membaca atau berbagi motivasi buat temen2 bisa comment juga, jadi ada komunikasi yang InsyaALLAH tujuannya untuk kebaikan bersama. Siapa tau bermanfaat bagi sahabat-sahabat semua…
Maaf atas segala kesalahan…(Maaf juga udah Menuhin Wall sahabat semua dengan note’ku yang mungkin dikira aneh ini. Hehehee. Maaf ya maaf! )
Semoga bermanfaat…Semoga kita jadi pribadi yang lebih baik
Salam persahabatan,
_JUST’FHA_
WASSALAMU’ALAIKUM WR. WB.
NB: Thanks buat bukunya, deg..
Apa kabar, Sahabat-sahabatku??
Hari-hari berlalu kian cepat… banyak hal-hal baru yang kita hadapi,,, banyak masalah-masalah yang menghadang langkah kita, banyak pula kesedihan yang yang membuat kita sesak dan penat, hingga kita merasa gelisah, kita merasa jauh akan ketentraman jiwa…
dan, sahabatku, ini hanyalah sedikit tulisan panjang yang mungkin bisa membantu kita (aku dan kamu), mungkin juga bisa menjadi bahan untuk perbaikan kita (aku dan kamu). Bisa disebut Renungan kali, ya??hehehee
Sengaja aku kutip dari buku MENATA HATI MERAIH KEDAMAIAN DIRI ( karya ; Asyraf Syahin ), buku yang aku pinjem dari sahabatku juga.
Sahabat, semoga dengan kutipan ini, kita bisa menemukan motivasi agar kita tetap maju berjalan di jalan yang penuh ke ridhaan ALLAH SWT. Amien.
Selamat membaca!
================================
Tulisan berikut ini adalah surat pribadi. Bacalah dengan hatimu dan anggaplah tulisan itu darimu dan untuk dirimu sendiri.
SURAT PRIBADI “KEPADA DIRIKU”
Wahai DIRIKU,
Kalimat, “Allah lebih baik dan kekal,” adalah sebuah kebenaran yang diakui oleh orang-orang mukmin di setiap waktu dan tempat. Wahai diriku, sekarang akuilah kebenaran itu, beramallah dengannya dan karenanya. Karena ALLAH lebih baik dan kekal. ALLAH lebih baik dan kekal dari segala sesuatu. ALLAH lebih besar dan lebih tinggi dari segala sesuatu. Maka dari itu, sejak sekarang jangan sampai engkau lebih memilih sesuatu dari pada DIA. Jadikanlah ridha ALLAH sebagai tujuan utamamu. Jangan engkau lebih memilih tujuan yang lain daripada tujuan tersebut.
Wahai DIRIKU,
Tidakkah kegundahan ini membuatmu gelisah? tidakkah kesedihan ini membuatmu sakit? Sekarang yakinlah bahwa tidak ada kesenangan, ketentraman, kebahagiaan, dan ketenangan, kecuali dengan mencintai ALLAH, taat kepada-Nya, dan berlindung kepada-Nya.
Wahai DIRIKU,
Berkali-kali engkau berlindung pada ALLAH dalam setiap kesedihan dan kesempitan,tapi sekarang aku tidak akan menunggu hingga datang kesedihan dan kesempitan yang baru, aku akan membawamu menuju ALLAH, aku akan mendorongmu menuju kepada-Nya, berjalanlah bersamaku kepada-Nya bahkan larilah bersamaku menuju kepada-Nya.
Wahai DIRIKU,
Berkali-kali engkau mengagumi orang yang mendapat pertolongan ALLAH dan menerangi langkah mereka dengan cahaya-Nya, maka sekarang jadilah engkau seperti mereka. agar engkau merasakan kebahagiaan sebagaimana mereka merasakannya, agar engkau sampai kepada posisi mereka. orang yang bisa merasakan, barangkali engkau akan mengulang-ulang apa yang mereka ucapkan,”Seandainya para raja itu mengetahui kenikmatan yang kami rasakan niscaya mereka akan merebut kenikmatan itu dari kami dengan pedang-pedangnya.”
Wahai DIRIKU,
Tidakkah engkau rindu dengan tetesan air mata yang menyebabkan terampuninya dosa? Tidakkah engkau rindu dengan sujud yang melunakkan hati? Tidakkah engkau rindu dengan qiyamul lail yang memperlihatkan benarnya langkahmu kembali kepada-Nya?
Wahai DIRIKU,
Seakan-akan Al-Qur’an merindukan suaramu. Seakan-akan malam merindukan berdirimu untuk qiyamul lail. Seakan-akan lisan ini merindukan dzikirmu. Seakan-akan mata ini merindukan air matamu. Seakan-akan jantung ini merindukan denyutan karena takut kepada ALLAH. Sekarang saatnya kita menyambut semua keinginan dari yang sedang rindu ini. Kita akan menyambut keinginannya dengan sujud khusyuk, bacaan Al-Qur’an yang diiringi dengan isak tangis, kembali kepada ALLAH dengan sebenarnya dan seterusnya.
Aduh, Wahai DIRIKU,… Aduh, Wahai DIRIKU,
Aku memohon kepada ALLAH semoga air mata ini mengantarkan rintihan demi rintihan ini kepada-Nya. Aku berharap kepada ALLAH semoga kekhusyukanku dapat mengantarkan rintihan demi rintihan ini kepada-Nya. Rintihan yang mulai bergerak bersama segala kerinduan menuju kepada ALLAH. Rintihan yang mulai bergerak bersama segala penyesalan atas penyia-nyiaan terhadap hak ALLAH. Rintihan demi rintihan yang bergerak bersama setiap harapan agar tetap dalam kondisi yang lebih baik bersama ALLAH.
Aduh, Wahai DIRIKU,… Aduh, …
“tawanan adalah orang yang ditawan oleh hawa nafsunya, dan orang yang dipenjara adalah orang yang dihalangi dari Rabbnya” sebuah kebenaran yang diajarkan oleh orang-orang shalih kepada kita dari waktu ke waktu. Sekarang aku akan mengingatnya dan merasakannya. Dengan mengingatnya dan merasakannya, akan muncul rintihan demi rintihan dari dalam hati. Rintihan-rintihan akan muncul, sedang aku melihatmu sebagai tawanan, wahai diriku. Sungguh aku melihatmu sebagai tawanan; tawanan dari kelemahanmu, dosa-dosamu, dan hawa nafsumu. Rintihan-rintihan yang lain juga muncul, wahai DIRIKU, aku juga melihatmu terbelenggu dan terpenjara. Terbelenggu oleh dosa-dosamu, aib-aibmu, dan angan-anganmu. Dengan belenggu itu engkau terhalangi dari kelezatan iman, kedamaian, dan ketenangan, ketaatan kepada ALLAH, nikmatnya dzikir, serta nikmatnya menangis karena takut kepada ALLAH. Dengan tetesan airmata, aku memanggilmu, maka penuhilah panggilanku. Dengan tetesan airmata, aku memanggilmu, “Selamatkan aku.” Dengan tetesan airmata, aku memanggilmu,”Bebaskan aku dari penawanan ini.” Dengan tetesan airmata pula, aku memanggilmu,”Keluarkan aku dari penjara diriku, selamatkan aku, bebaskan aku, dan keluarkan aku.”
Aduhai DIRIKU…. Aduhai DIRIKU….
Rintihan demi rintihan telah aku ucapkan. Bersama dengan berbagai rintihan ini aku ingin bertanya kepadamu. Ya, aku akan bertanya kepadamu lalu jawablah pertanyaanku. Sampai kapan engkau menjadi tawanan? Sampai kapan engkau terbelenggu dan terpenjara? Sampai kapan? Sampai kapan? Sekarang saatnya bagimu untuk menghancurkan belenggu ini. Sekarang saatnya bagimu untuk terbebas dari penawanan ini. Sekaranglah saatnya, sekaranglah saatnya!
Aduhai DIRIKU,
Tidakkah engkau malu? Berapa kali bermaksiat kepada ALLAH, padahal Dia melihatmu? Berapa kali engkau mengucapkan kata-kata jelek padahal Allah mendengarnya? Berapa kali engkau menempuh jalan kesesatan, padahal Allah mengawasimu? As-Sami’ (Yang Maha Mendengar) pasti mendengar, Al-Bashir (Yang Maha Melihat) pasti melihat. Al-Alim (Yang Maha Mengetahui) pasti mengetahui. Tetapi, alangkah indahnya “tetapi”. Tetapi, alangkah bagusnya “tetapi”. Tetapi, alangkah menyenangkannya “Tetapi”. Tetapi karena Dia Ar-Rahim (Yang Maha Penyayang). Tetapi karena Dia Al-Ghafur (Yang Maha Pengampun). Tetapi karena Dia Al-Halim (Yang Maha Penyantun). Karena Dia menyayangi dan menutupi, serta memaafkan, dan mengampuni.
Aku katakan sekali lagi padamu,”Tidakkah engkau malu dengan kemaksiatanmu kepada Allah, sedangkan Dia melihatmu, mendengarmu, mengawasimu, dan memantaumu? Tidakkah engkau malu dengan kemurahan Allah padamu dan ditutupnya aibmu oleh-Nya. Tidakkah engkau takut jika kemurahan ALLAH kepadamu berubah menjadi adzab, dan ditutupinya aibmu menjadi hukuman? Tidakkah engkau malu? Tidakkah engkau takut? Tidakkah engkau senang, bahkan sangat senang kepada yang mengasihi, menutup aibmu, memaafkanmu, serta mengampunimu?”
Aduhai jiwaku…. Aduhai jiwaku….
Alangkah sedikitnya rasa malumu! Alangkah dekatnya adzab yang akan engkau terima jika engkau tidak segera kembali kepada Rabbmu dan jika Dia tidak menyayangimu.
Wahai diriku… Wahai diriku… Wahai diriku…
Sekarang saatnya engkau tenang! Tapi, sekali lagi engkau tidak akan tenang kecuali dengan menjauhi segala perbuatan yang dapat menjauhkan dirimu dengan Rabbmu. Maka, jauhilah! Sekarang saatnya engkau tenang, dan sekali-kali engkau tidak akan merasakan ketenangan kecuali dengan melaksanakan kewajiban yang telah diperintahkan oleh Rabbmu kepadamu, maka laksanakanlah. Sekarang saatnya engkau merasa tenang dengan kembali kepada Rabbmu. Sekarang saatnya engkau merasa tenang, maka tenanglah. Sekarang saatnya kembali, maka kembalilah pada Rabbmu.
Wahai diriku…
Engkau tidak akan merasakan ketenangan hanya dengan kata-kata, dan tidak akan bisa kembali kepada Rabbmu hanya dengan ungkapan saja, akan tetapi kata-kata dan ungkapanmu harus diiringi dengan perbuatan. Wahai diriku, inilah beberapa amalan yang aku tentukan untuk diriku, dan aku akan berusaha untuk menetapinya.
Dengan pertolongan Allah, aku bertekad setiap hari akan melakukan aktivitas :
…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
(jika mau/ingin, sahabat-sahabat semua bisa mengisi note pribadi yang sahabat punya (Jika punya Map Priority, diary, catatan harian, atau apalah) dengan memilih sendiri apa yang akan dikerjakan dan ditinggalkan dalam rangka menguatkan dan meningkatkan hubungan diri dengan Allah)
=======================================
Alhamdulillah kelar juga ngutipnya,
Hmmmh, Ini Cuma ajang sharing saja, sahabat. Terima kasih Bagi njenengan2 yang mungkin mau membaca atau berbagi motivasi buat temen2 bisa comment juga, jadi ada komunikasi yang InsyaALLAH tujuannya untuk kebaikan bersama. Siapa tau bermanfaat bagi sahabat-sahabat semua…
Maaf atas segala kesalahan…(Maaf juga udah Menuhin Wall sahabat semua dengan note’ku yang mungkin dikira aneh ini. Hehehee. Maaf ya maaf! )
Semoga bermanfaat…Semoga kita jadi pribadi yang lebih baik
Salam persahabatan,
_JUST’FHA_
WASSALAMU’ALAIKUM WR. WB.
NB: Thanks buat bukunya, deg..
Sabtu, 11 Desember 2010
pecundang
DULU,
gue cukup puas jadi seorang pecundang,
yang gak pernah bisa ngungkapin apa yang gue rasa, yang lebih seneng melihat loe bahagia walaupun tanpa gue, padahal gue yakin, gue juga bisa nyenengin loe dengan cara yang gue punya, yaitu dengan cara memendam rasa yang gue simpen. Rasa yang kadang bikin gue gak bisa tidur sampai pagi, yang bikin gak konsen belajar, gara-gara mikirin gue harus gimana, mikirin loe yang lagi sibuk SMSan ama orang yang pernah ngisi hari-hari loe,yang selalu bisa ngalahin posisi gue dihati loe. Rasa yang kadang berontak saat gue lihat loe mesra banget ama dia, kayak gak pernah tau gue ada disana ngeharepin loe. Gue cemburu. Dan saat loe certain apa yang loe rasain ke dia, gue ngerasa gue lah yang paling kuat, yang bisa nahan sakit hati yang rasanya kayak nyekik leher gue!!! Di depan loe gue ngasih motivasi,”Tungguin dia!”. Tapi di belakang loe???? gue Cuma bisa mewek gak jelas. Gue ngerasa cengeng banget!!! Kayak gini aja mewek! Padahal gue bisa lebih kuat daripada ini! Gue Cuma ber- Hahaha! Gue emang pengecut! Ngetawain diri gue sendiri!
Tapi apa kata hati gue?? “Loe berhak apa sakit hati ama dia?? Dia siapa loe? Suami loe? Udah resiko loe kayak gini, loe kan udah berani sayang dia, konsekuen donk dengan apa yang loe rasain!!!” dan gue hanya bisa tersenyum ngedengerin hati gue yang ngoceh kayak gitu.
Gue bisa apa??
Minta loe buat selalu ada disamping gue?? (Gak mungkin! Emangnya loe kambing apa yang selalu diiket juragannya??)
Minta loe buat ngasih hati loe sepenuhnya buat gue? (Gak mungkin! Emang loe panci apa yang Cuma bisa dipake kalo gak bocor??)
Minta loe buat selalu mikirin gue? ( gak mungkin! Emang loe tu pengangguran apa? Yang gak ada kerjaan?)
Minta loe buat menjauh dari dia? (Gak mungkin! Emang loe narapidana apa yang harus gue atur-atur?)
Ya, emang kayak gini! Gue Cuma bisa kayak gini, nungguin loe dengan cara yang menurut orang lain adalah cara terbodoh! Always mengalah everyday and everytime. Gue udah seneng!!! Asal loe bisa ketawa lepas!!
Dan SEKARANG,
gue nyesel dengan semua kepengecutan gue!
Yang selalu ngalah buat orang lain yang ngegombalin cinta-cintanya ke loe! hingga hati gue orasi kayak gini. Ngumandangin Rasa yang nuntut turunnya keegoisan gue, rasa yang selalu ngajak gue jadi orang lemah, padahal gue Cuma belajar kuat!!! Kuat bertahan walaupun gue sakit hati!
Tapi apa yang gue dapet???
gue jadi bener-bener lemah!!
Saat semuanya membalik.
Gue denger dari sahabat loe, loe juga seorang pecundang! Loe juga seorang pengecut! Loe juga seorang penakut!!
Loe takut kehilangan gue! Loe juga sayang ama gue! Loe juga selalu ngalah saat gue deket ama orang lain!!! Loe juga selalu cemburu!
Kita sama-sama pengecut,..!!
Dan ketika gue pengen ngungkapin apa yang gue rasa,
Sekali lagi gue tanya, Apa yang bisa gue lakuin??
AAARGGGHHH!!!!
Gue Cuma bisa nangisin loe. di kuburan loe!! gue Cuma bisa ngelus batu nisan yang dengan gagahnya bertulis nama loe, tanggal lahir loe, dan tanggal saat kita pisah!! Pisah buat selamanya!!!
“Gue cinta ama loe,” walaupun gue ucap kata itu sampai mulut gue berbusa, sampai gue treak-treak, sampai gue buyutan, sampai gue sesek napas dan akhirnya gue ikut mati nyusul loe, semuanya percuma!!!! Loe pergi!!
Gue menghela nafas panjang. ngejauhin makam baru yang masih basah. Makam.
Dan nangis di jalanan kayak di sinetron-sinetron. Nyesel. Sedih.
Dan gue benci keadaan yang seperti ini. Keadaan yang memaksa otak gue buat selalu ngelamunin loe.
Brrrraaakkk!!!!!
Dan gue terima kenyataan.
Gue jadi tuli. Gue jadi bisu. Dan mati rasa??
Kenapa gue??? Tergeletak lemas di tengah jalan gini?? Gue mandi darah.
dan sekali lagi, gue tertawa, menertawakan diri sendiri yang mati konyol, ketabrak truk di depan pemakaman umum selang lima jam dari kematian loe.
gue nyusul loe. dasar pecundang!
***
After breakfast,
7;13 am (axactly at my favorite number, dan his too)
Saturday, December 04, 2010
_JusT_Fha_
Nb:
for beloved-one, I believe you can feel what I mean,,,BE BRAVE,
and,
remind, dear, I’ll try as strong as I can to wait your true love, until the “TIME” that we can reach our love together. Amien.
Kita bukan pecundang kan???
makasih udah mau baca....
hmmhh,,,
hanya sebagian penggalan teenlith-ku kok,,,
mohon doanya yaa,, biar cepet kelar...
gue cukup puas jadi seorang pecundang,
yang gak pernah bisa ngungkapin apa yang gue rasa, yang lebih seneng melihat loe bahagia walaupun tanpa gue, padahal gue yakin, gue juga bisa nyenengin loe dengan cara yang gue punya, yaitu dengan cara memendam rasa yang gue simpen. Rasa yang kadang bikin gue gak bisa tidur sampai pagi, yang bikin gak konsen belajar, gara-gara mikirin gue harus gimana, mikirin loe yang lagi sibuk SMSan ama orang yang pernah ngisi hari-hari loe,yang selalu bisa ngalahin posisi gue dihati loe. Rasa yang kadang berontak saat gue lihat loe mesra banget ama dia, kayak gak pernah tau gue ada disana ngeharepin loe. Gue cemburu. Dan saat loe certain apa yang loe rasain ke dia, gue ngerasa gue lah yang paling kuat, yang bisa nahan sakit hati yang rasanya kayak nyekik leher gue!!! Di depan loe gue ngasih motivasi,”Tungguin dia!”. Tapi di belakang loe???? gue Cuma bisa mewek gak jelas. Gue ngerasa cengeng banget!!! Kayak gini aja mewek! Padahal gue bisa lebih kuat daripada ini! Gue Cuma ber- Hahaha! Gue emang pengecut! Ngetawain diri gue sendiri!
Tapi apa kata hati gue?? “Loe berhak apa sakit hati ama dia?? Dia siapa loe? Suami loe? Udah resiko loe kayak gini, loe kan udah berani sayang dia, konsekuen donk dengan apa yang loe rasain!!!” dan gue hanya bisa tersenyum ngedengerin hati gue yang ngoceh kayak gitu.
Gue bisa apa??
Minta loe buat selalu ada disamping gue?? (Gak mungkin! Emangnya loe kambing apa yang selalu diiket juragannya??)
Minta loe buat ngasih hati loe sepenuhnya buat gue? (Gak mungkin! Emang loe panci apa yang Cuma bisa dipake kalo gak bocor??)
Minta loe buat selalu mikirin gue? ( gak mungkin! Emang loe tu pengangguran apa? Yang gak ada kerjaan?)
Minta loe buat menjauh dari dia? (Gak mungkin! Emang loe narapidana apa yang harus gue atur-atur?)
Ya, emang kayak gini! Gue Cuma bisa kayak gini, nungguin loe dengan cara yang menurut orang lain adalah cara terbodoh! Always mengalah everyday and everytime. Gue udah seneng!!! Asal loe bisa ketawa lepas!!
Dan SEKARANG,
gue nyesel dengan semua kepengecutan gue!
Yang selalu ngalah buat orang lain yang ngegombalin cinta-cintanya ke loe! hingga hati gue orasi kayak gini. Ngumandangin Rasa yang nuntut turunnya keegoisan gue, rasa yang selalu ngajak gue jadi orang lemah, padahal gue Cuma belajar kuat!!! Kuat bertahan walaupun gue sakit hati!
Tapi apa yang gue dapet???
gue jadi bener-bener lemah!!
Saat semuanya membalik.
Gue denger dari sahabat loe, loe juga seorang pecundang! Loe juga seorang pengecut! Loe juga seorang penakut!!
Loe takut kehilangan gue! Loe juga sayang ama gue! Loe juga selalu ngalah saat gue deket ama orang lain!!! Loe juga selalu cemburu!
Kita sama-sama pengecut,..!!
Dan ketika gue pengen ngungkapin apa yang gue rasa,
Sekali lagi gue tanya, Apa yang bisa gue lakuin??
AAARGGGHHH!!!!
Gue Cuma bisa nangisin loe. di kuburan loe!! gue Cuma bisa ngelus batu nisan yang dengan gagahnya bertulis nama loe, tanggal lahir loe, dan tanggal saat kita pisah!! Pisah buat selamanya!!!
“Gue cinta ama loe,” walaupun gue ucap kata itu sampai mulut gue berbusa, sampai gue treak-treak, sampai gue buyutan, sampai gue sesek napas dan akhirnya gue ikut mati nyusul loe, semuanya percuma!!!! Loe pergi!!
Gue menghela nafas panjang. ngejauhin makam baru yang masih basah. Makam.
Dan nangis di jalanan kayak di sinetron-sinetron. Nyesel. Sedih.
Dan gue benci keadaan yang seperti ini. Keadaan yang memaksa otak gue buat selalu ngelamunin loe.
Brrrraaakkk!!!!!
Dan gue terima kenyataan.
Gue jadi tuli. Gue jadi bisu. Dan mati rasa??
Kenapa gue??? Tergeletak lemas di tengah jalan gini?? Gue mandi darah.
dan sekali lagi, gue tertawa, menertawakan diri sendiri yang mati konyol, ketabrak truk di depan pemakaman umum selang lima jam dari kematian loe.
gue nyusul loe. dasar pecundang!
***
After breakfast,
7;13 am (axactly at my favorite number, dan his too)
Saturday, December 04, 2010
_JusT_Fha_
Nb:
for beloved-one, I believe you can feel what I mean,,,BE BRAVE,
and,
remind, dear, I’ll try as strong as I can to wait your true love, until the “TIME” that we can reach our love together. Amien.
Kita bukan pecundang kan???
makasih udah mau baca....
hmmhh,,,
hanya sebagian penggalan teenlith-ku kok,,,
mohon doanya yaa,, biar cepet kelar...
Sabtu, 20 November 2010
di sudut kerinduan (surat kaleng 2)
untuk yang di sana,
yang ada di dekatku,
apa kabar, sayang? masih kah kamu menjadi ongokan batu yang keras, ataukah sudah terluluhkan oleh hatimu yang kian terpaut kasih? tenang, cinta, aku disini masih sehat, walaupun kadang masih takut kehilanganmu.
lihat, sayang, betapa indahnya sebuah kesabaran. kesabaran yang akhirnya membuatku tau betapa besar dan sulit dihilangkannya kasih yang selama ini terajut hangat hanya untukmu...
sayang, lihatlah, betapa manisnya sebuah kata-kata yang akhirnya terbukti kebenarannya, kata-kata yang dulu mampu membuatku terbang, terbang dalam semua hal yang aku rindukan bersamamu...
masih kamu simpan kah kenangan itu setelah kamu pergi jau? mendiamiku? mengacuhkan ku?
dan mengapa sayang? waktu aku mulai terbiasa menantimu, kamu memberi seluruh harapanyang indah, harapan yang membuatku tak bisa tidur semalaman, harapan yang mampu membuatku menanti hari dimana kamu yang menungguku..
sayang, aku percaya ucapanmu,"ketika dia kembali, aku yakin tidak hanya sekedar untuk basa-basi"..
dan aku mulai bertanya,"mungkinkah untuk membalas sebuah penantian yang menyakitkan ini???"
dan aku menghela nafas kepenatan itu, sayang, tak terlalu berharap harapanku itu menjadi nyata, karna mencintaimu dengan cara seperti ini saja sudah membuatku bahagia....
dengar sayang,
aku menunggu sesuatu yang aku benci,,,menunggu semua kerasmu padaku...
hingga aku merasa asing dengan diriku sendiri..
hmmmhh,,
terserah saja,
aku menuruti apa yang kamu mau, untuk kamu dan untuk aku,,,
dear,
bee...
yang ada di dekatku,
apa kabar, sayang? masih kah kamu menjadi ongokan batu yang keras, ataukah sudah terluluhkan oleh hatimu yang kian terpaut kasih? tenang, cinta, aku disini masih sehat, walaupun kadang masih takut kehilanganmu.
lihat, sayang, betapa indahnya sebuah kesabaran. kesabaran yang akhirnya membuatku tau betapa besar dan sulit dihilangkannya kasih yang selama ini terajut hangat hanya untukmu...
sayang, lihatlah, betapa manisnya sebuah kata-kata yang akhirnya terbukti kebenarannya, kata-kata yang dulu mampu membuatku terbang, terbang dalam semua hal yang aku rindukan bersamamu...
masih kamu simpan kah kenangan itu setelah kamu pergi jau? mendiamiku? mengacuhkan ku?
dan mengapa sayang? waktu aku mulai terbiasa menantimu, kamu memberi seluruh harapanyang indah, harapan yang membuatku tak bisa tidur semalaman, harapan yang mampu membuatku menanti hari dimana kamu yang menungguku..
sayang, aku percaya ucapanmu,"ketika dia kembali, aku yakin tidak hanya sekedar untuk basa-basi"..
dan aku mulai bertanya,"mungkinkah untuk membalas sebuah penantian yang menyakitkan ini???"
dan aku menghela nafas kepenatan itu, sayang, tak terlalu berharap harapanku itu menjadi nyata, karna mencintaimu dengan cara seperti ini saja sudah membuatku bahagia....
dengar sayang,
aku menunggu sesuatu yang aku benci,,,menunggu semua kerasmu padaku...
hingga aku merasa asing dengan diriku sendiri..
hmmmhh,,
terserah saja,
aku menuruti apa yang kamu mau, untuk kamu dan untuk aku,,,
dear,
bee...
FALL FOR YOU
BECAUSE TONIGHT WILL BE THE NIGHT THAT I WILL FALL FOR YOU.....OVER AGAIN. DON'T MAKE ME CHANGE MY MIND....
Senin, 15 November 2010
kere never flat
waaahhaaa,,,
lesehan selalu dianggap sebelah mata gini,,,
"KERE"..
aduuuhh,
padahal asyik tau,,,,,,,,,,,,,,,,,
menyattu dengan alam gini,,,
aaahhhhh,,
susah dah,,
apa kayak gini susahnya hidup di kota...
kota kecil yang dianggap besar..
haduuuhhh..
kere...kere...kere,,,,,,,
dan hanya satu tanggapanku saat aku dibilang kere.
yaitu..
NGAKAK....
wkwkwkwkw
lesehan selalu dianggap sebelah mata gini,,,
"KERE"..
aduuuhh,
padahal asyik tau,,,,,,,,,,,,,,,,,
menyattu dengan alam gini,,,
aaahhhhh,,
susah dah,,
apa kayak gini susahnya hidup di kota...
kota kecil yang dianggap besar..
haduuuhhh..
kere...kere...kere,,,,,,,
dan hanya satu tanggapanku saat aku dibilang kere.
yaitu..
NGAKAK....
wkwkwkwkw
hanyalah secerca rupa saya
At first I was afraid
I was petrified
I kept thinking
I could never live without you by my side
But then I spent so many nights
Just thinking how you'd done me wrong
And I grew strong
I learned how to get along
So now you're back
From outer space
I just walked in to find you here
Without the look upon your face
I should have changed my f-ing lock
I would have made you leave your key
If I'd have known for just one second
You'd be back to bother me
Oh now go,
Walk out the door
Just turn around now
You're not welcome anymore
Weren't you the one who tried to break me with desire
Did you think I'd crumble
Did you think I'd lay down and die
Oh no, not I
I will survive
As long as I know how to love I know I'll be alive
I've got all my life to live
I've got all my love to give
I will survive............
I was petrified
I kept thinking
I could never live without you by my side
But then I spent so many nights
Just thinking how you'd done me wrong
And I grew strong
I learned how to get along
So now you're back
From outer space
I just walked in to find you here
Without the look upon your face
I should have changed my f-ing lock
I would have made you leave your key
If I'd have known for just one second
You'd be back to bother me
Oh now go,
Walk out the door
Just turn around now
You're not welcome anymore
Weren't you the one who tried to break me with desire
Did you think I'd crumble
Did you think I'd lay down and die
Oh no, not I
I will survive
As long as I know how to love I know I'll be alive
I've got all my life to live
I've got all my love to give
I will survive............
Minggu, 14 November 2010
bintang di surga...
suasana kelas yang lumayan kacau,,
berlarian tak menentu,,
ngomong sekeluarnya,,,
dan ada,,
dengan backsound lagu-lagu peterpan, yang lumayan lawas,,
mengikuti kebersamaan kelas kita,
semangat untuk ramai,,
semangat untuk menggapai mimpi,
dan semangat untuk meneriakkan "jemput aku di UN!!! kita pasti lulus"
deg'degan dan rasa takut bukan lah hambatan,
optimislah!!!
karna kita akan jadi BINTANG DI SURGA....
" Masih ku merasa angkuh
Terbang kenanganku jauh
Langit kan menangkapku
Walau kan terjatuh
Dan bila semua tercipta
Hanya untukku merasakan
Semua yang tercipta
Hampa hidup terasa
Lelah tatapku mencari
Arti untukku membagi
Menemani langkahku
Namun tak berarti
Dan bila semua tercipta
Tanpa harus ku merasakan
Cinta yang tersisa
Hampa hidup terasa
Bagai bintang di surga
Dan seluruh warna
Dan kasih yang setia
Dan cahaya nyata
Oh bintang di surga
Berikan cerita
Dan kasih yang setia
Dan cahaya nyata"
musik itu mengalun pelan,,,tapi tak memelankan langkah bersama kita...
ku tunggu kamu, sahabat, di surga kemenangan yang akan kita gapai nanti,,,,
SPIRIT,,,,
"pallas athena"
berlarian tak menentu,,
ngomong sekeluarnya,,,
dan ada,,
dengan backsound lagu-lagu peterpan, yang lumayan lawas,,
mengikuti kebersamaan kelas kita,
semangat untuk ramai,,
semangat untuk menggapai mimpi,
dan semangat untuk meneriakkan "jemput aku di UN!!! kita pasti lulus"
deg'degan dan rasa takut bukan lah hambatan,
optimislah!!!
karna kita akan jadi BINTANG DI SURGA....
" Masih ku merasa angkuh
Terbang kenanganku jauh
Langit kan menangkapku
Walau kan terjatuh
Dan bila semua tercipta
Hanya untukku merasakan
Semua yang tercipta
Hampa hidup terasa
Lelah tatapku mencari
Arti untukku membagi
Menemani langkahku
Namun tak berarti
Dan bila semua tercipta
Tanpa harus ku merasakan
Cinta yang tersisa
Hampa hidup terasa
Bagai bintang di surga
Dan seluruh warna
Dan kasih yang setia
Dan cahaya nyata
Oh bintang di surga
Berikan cerita
Dan kasih yang setia
Dan cahaya nyata"
musik itu mengalun pelan,,,tapi tak memelankan langkah bersama kita...
ku tunggu kamu, sahabat, di surga kemenangan yang akan kita gapai nanti,,,,
SPIRIT,,,,
"pallas athena"
Sabtu, 13 November 2010
Teater Siang Ini
teater siang ini, di sudut bangunan tua, sang Surya masih menyengat sangat.
aku ungkapin semua unek-unekku, rasa sesak ku, hutang-hutang jawaban ku, dan belum semua pertanyaan yang ku jawab, masih ada sisa hutang yang bikin aku selalu ngerasa akan nungguin kapan aku bisa ngelunasin, itu artinya aku nungguin kamu, selalu mikirin jawaban, yang artinya mau-nggak mau juga harus mikirin kamu....
setelah tau hati ini cuma mikirin kamu, gimana rasanya? PUAS????
bernyanyilah, aku gak akan melarang, berlarilah, aku juga tak melarang. menangislah, karna aku gak akan meminjamkan bahuku untuk mu, tapi hanya berkata,"kita selesaikan masalah ini bersama"
aaahhhh!!!! bodoh! bodoh! bodoh!
mau-maunya aku dibodohin kayak gini!!!!
Ayoooo!!!
Hmmhh!!!
bintang udah gak cerah lagi! ketutup perasaan sayangnya pada sang Matahari!!!
Haaasssshhh!!!!
Aku bingung-bingung-bingung!!!!
terkalahkan perasaan yang membuatku dongkol seperti ini!!!
Padahal aku hanya ingin ungkapin, "AKU SAYANG KAMU!!!!"
gitu aja kok ribet!!!!
aku ungkapin semua unek-unekku, rasa sesak ku, hutang-hutang jawaban ku, dan belum semua pertanyaan yang ku jawab, masih ada sisa hutang yang bikin aku selalu ngerasa akan nungguin kapan aku bisa ngelunasin, itu artinya aku nungguin kamu, selalu mikirin jawaban, yang artinya mau-nggak mau juga harus mikirin kamu....
setelah tau hati ini cuma mikirin kamu, gimana rasanya? PUAS????
bernyanyilah, aku gak akan melarang, berlarilah, aku juga tak melarang. menangislah, karna aku gak akan meminjamkan bahuku untuk mu, tapi hanya berkata,"kita selesaikan masalah ini bersama"
aaahhhh!!!! bodoh! bodoh! bodoh!
mau-maunya aku dibodohin kayak gini!!!!
Ayoooo!!!
Hmmhh!!!
bintang udah gak cerah lagi! ketutup perasaan sayangnya pada sang Matahari!!!
Haaasssshhh!!!!
Aku bingung-bingung-bingung!!!!
terkalahkan perasaan yang membuatku dongkol seperti ini!!!
Padahal aku hanya ingin ungkapin, "AKU SAYANG KAMU!!!!"
gitu aja kok ribet!!!!
Langganan:
Postingan (Atom)




